Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

OLAH RAGA DAN OLAH JIWA (Oleh Sabar Ganteng - Orang Awam Pegiat Dakwah)

Gambar
"Al-'Aqlus Saliim Fi Al-Jismis Saliim." Di dalam akal yang sehat terdapat raga yang sehat. Demikian pepatah Arab berkata. Akal Budi terdapat di dalam qolbu (jantung hati). Perlu digarisbawahi bahwa qolbu bukan berarti hati di liver, tetapi jantung hati. Adapun yang di kepala namanya otak, yang terdiri dari jaringan-jaringan syaraf.  Tubuh atau raga haruslah selalu diolah. Makanya ada istilah olah raga. Sama halnya dengan raga, jiwa kita pun harus diolah. Kita ini memiliki ruh. Dan ruh tersebut tersimpan di dalam raga atau tubuh. Ruh yang bersemayam di dalam tubuh itulah yang menghasilkan jiwa. Tidak heran ada istilah sehat jiwa (akal sehat) sekaligus istilah sakit jiwa.  Yang dihasilkan olah raga adalah gerak tubuh yang mengakibatkan metabolisme tubuh menjadi sehat dan normal. Outputnya adalah sehat jasmani.  Sedangkan yang dihasilkan olah jiwa adalah gerak jiwa ke arah yang lebih terarah dan lebih tenang sehingga jiwa kita menjadi teratur dan  tidak random atau acak...

ENERGI DOA

 Doa adalah senjata orang beriman. Orang tanpa iman tentu menyangsikan kata-kata ini. Tahukah anda bahwa kata-kata ini berasal dari Rasulullah? Bila anda beriman, seberapa yakin anda terhadap kata-kata ini?  Biasanya doa dipanjatkan ketika kita menemui masalah. Memang hidup ini pasti bermasalah. Satu masalah sudah selesai, akan timbul masalah lain, dan itu pasti. Kalau dalam bahasa positive thinking, hidup itu dinamis dan tidak statis. Namun bila kita bahasakan dengan negative thinking, hidup itu pasti penuh masalah. Bila tidak siap menemui masalah maka tidak usah hidup. Berani hidup berarti berani menemui masalah.  ALLAH menciptakan kita dengan kemelekatan masalah. Tanpa masalah, kita tidak akan dekat dengan ALLAH. Semakin kita dibanting dengan masalah, semakin kita dekat kita dengan ALLAH. Oleh karenanya, mintalah kepada ALLAH agar diberikan masalah yang terbaik, bukan bebas dari masalah.  Orang yang tidak percaya TUHAN pun bila mengahadapi kondisi yang sangat terd...

JUM'AT KERAMAT (Oleh Shabrun Jamil Baharun--Orang Awam Pegiat Dakwah)

 Jum'at adalah hari berkumpul. Jum'at adalah hari di mana peristiwa-peristiwa besar terjafi, termasuk Hari Kiamat juga terjadi pada hari Jum'at.  Bagaiman kita memandang hari Jum'at? Tentu persepsi setiap orang berbeda-beda, tergantung paradigma masing-masing.  Cara pandang manusia terhadap hari Jum'at memiliki tiga karakteristik, yaitu; 1. Jum'at yang agung. 2. Jum'at Keramat. 3. Jum'at biasa-biasa saja.  Kata Keramat sesungguhnya berasal dari bahasa Arab, yaitu karomah atau kemuliaan. Namun secara "anonymous" berubah menjadi keramat atau sesuatu yang angker.  Orang-orang yang memandang Jum'at yang agung tentu menganggap malam atau hari Jum'at adalah momen untuk memperbanyak shalawat. Tentu diikuti dengan membaca Surah Al-Kahfi, Surah Yasin, dan sebagainya.  Manusia yang memandang hari Jum'at biasa-biasa saja menganggap tidak ada yang istimewa dari hari Jum'at. Semua hari dianggap sama rata, tanpa ada pengkhususan hari tertentu...

ORANG MATI MINUM KOPI MASUK SURGA? BENARKAH?

 Ada potongan video dari seorang tuan guru di kalimantan yang potongan cuplikannya adalah: "Seseorang bilamana minum kopi dan nyangkut di tenggorokan, kemudian meninggal dunia, maka niscaya akan masuk surga. Pertanyaannya adalah, dari manakah sumber kesahihan pernyataan itu?  "Kopi dan surga"  adalah sebuah narasi yang seringkali dikaitkan dengan mitos, yang akhirnya menjadi candaan populer. Candaan tersebut menyebutkan bahwa peminum kopi akan masuk surga karena ampunan malaikat.  Klaim ini tidak memiliki dasar yang shahih, setidaknya menurut anggapan teologis, Nmun demikian, kopi dipandang positif sebagai penambah energi untuk beribadah.  Di antara kalangan sufi, kopi memiliki akar sejarah yang kuat.  Minuman yang disebut  qahwah  ini sering digunakan untuk membantu para sufi agar tetap terjaga sepanjang malam guna melakukan dzikir dan ibadah. Energi dari kafein dalam kopi dianggap membantu agar lebih fokus pada  taqarrub  atau mendekat...